#celoteh preman desa# ORANG KAMPUNG, BICARA POLITIK,

Coretan sederhana ini, dikemas seadanya, sesuai kemampuan ber-bahasa Indonesia kami di kampung-kampung. Sambil mengisi waktu longgar, di selah-selah kesibukan harian, urus ternak dan kebun, penulis sengaja menyuguhkan sebuah kisah penjajakan atau bisa disebut study banding ala kampungan, semoga bermanfaat bagi yang membacanya...!! Topik buram diatas, menjadi materi diskusi yang tak kunjung usai dibahas. Di ruang formal, debat kusir di warung kopi, hingga jadi pengganti lauk untuk menghabiskan Tuak( minuman dari pohon lontar) dipondok-pondok pak tani dan pada pesta atau acara kumpul-kumpul ala orang di kampung. Teringat saja, akan sebuah tulisan seorang tokoh pemikir muda sekaligus politisi Lembata asal Kedang ( maaf tidak sebut nama) menyetil sedikit banyak tentang kewibawaan politik versus kekuasaan dalam kendali Pemodal. Tulisan ini, hendak mengantar angin berpikir kita, untuk melihat kebelakang, tentang apa yang telah dan sedang terjadi...